Showing posts with label Tanaman Obat. Show all posts
Showing posts with label Tanaman Obat. Show all posts

Monday, December 14, 2009

Tanaman Landep – Tanaman Obat

Tanaman Landep – Tanaman Obat

Tanaman landep ( Barleriae prionitis ) tempat pertumbuhannya di Indonesia, terutama diberbagai daerah di Jawa.

Daun-daunnya yang banyak diperlukan sebagai bahan obat berbau agak lemah dan rasanya pahit.

Uraian makroskopiknya:
a.Daun bagian bawah bertangkai panjang
b.Daun dibagian atas ranting bertangkai duduk atau agak pendek
c.Berbentuk jorong miring sampai bentuk sudip, ujungnya menyerupai duri , pangkalnya meruncing
d.Daun berukuran panjang 2 cm sampai 18 cm,lebar daun 0,2 cm sampai 6,5 cm

Tanaman ini banyak terdapat di Tanah Air kita, terutama di Jawa, berkandunagan glukosida, sedikit damar, kalium dan silikat.

Daun landep banyak diperlukan sebagai bahan obat penyembuh penyakit encok , rematik, dosis yang diperlukan 2 gram sampai 5 gram.

Tuesday, December 8, 2009

Tanaman Pacar Cina – Tanaman Obat

Tanaman Pacar Cina – Tanaman Obat

Tanaman pacar cina (Aglaiae folium atau tepatnya Aglaiae ordorata Lour) termasuk family Meliaceae , tempat tumbuhnya yang utama di Indonesia di Jawa.

Daun-daunnya yang berbau Aromatik, agak lemah dan rasanya agak pahit, banyak diperlukan sebagai bahan bakal obat. Berdasarkan tinjauan makroskopiknya, helai-helai anak daunya berbentuk bulat telur terbalik dan memanjang, berpangkal daun yang runcing, berukuran panjang sekitar 2 cm sampai 11 cm, lebar sekitar 1 cm sampai 4,5 cm , bertangkai daun agak pendek.

Daun daunya berkandungan alkaloide , dammar dan garam-garam mineral. Daun pacar cina banyak diperlukan sebagai bahan obat penyembuh penyakit gonorrhoe , dengan dosis yang biasa antara 2 gram sampai 6 gram.

Monday, December 7, 2009

Tanaman Kecubung Gunung

Tanaman Kecubung Gunung

Tanaman kecubung Gunung (Brugmansia candida Pers atau Brugmansia suaveolens B dan Pr) termasuk family Solanaceae, banyak terdapat di Tanah Air Kita di berbagai daerah, kadang-kadang kurang diperhatikan terutama oleh mereka yang tidak mengetahui khasiatnya.

Daunya memang berbau yang kurang enak dan rasanya pahit. Makroskopiknya dapat dikemukakan sebagai berikut:

a.Bentuk daun bulat telur – bulat telur memanjang sehingga mirip dengan bentuk lidah tombak.
b.Daunnya berujung Runcing
c.Pangkal daun sering tidak setangkup
d.Ukuran daun memang cukup besar , panjang sekitar 9 cm sampai 35 cm dengan lebar sekitar 4 cm sampai 17 cm.

Kandungan zat-zat pada daun-daun kecubung gunung yang banyak diperlukan farmasi dan industri-industri obat-obatan ini yaitu Alkaloida, hiosiamina dan skopolamina, khasiatnya sebagai penyembuh : sesak nafas, nyeri sehubungan dengan datang bulan (haid), parkisinisme dan parasimpatolitik. Dosis penggunaannya untuk sekali pengobatan 50 mg samai 100 mg (maksimum 150 mg) dan dalam sehari haruas dilakukan 2 kali (100 mg sampai 200 mg, maksimum 500 mg).

Thursday, November 5, 2009

Tanaman Saga – Tanaman Obat

Tanaman Saga – Tanaman Obat.

Tanaman saga (Abrus precatorius) termasuk familia Leguminosae, tumbuh dan banyak diberbagai daerah Indonesia. Tanaman ini tumbuh dari biji yang cukup tua, pertumbuhannya tidak terlalu banyak meminta perhatian, walaupun demikian, demi produk daunnya yang banyak diperlukan, pemupukan dapat saja dilakukan,, demikian pula pemberian rambatan.

Tanaman obat – tanaman saga ini memiliki helai anak daun berbentuk membuat lebar atau romping, berwarna hijau, ujung daun meruncing, panjang daun antara 1 cm sampai 2 cm.

Kandungan zat yang terdapat pada daun, yaitu:
a.Glisirizin sekitar 10%
b.Kalsium oksalat
c.Abu sekitar 10%

Daun saga banyak diperlukan sebagai bahan obat penyembuh penyakit batuk, sariawan, umumnya digunakan sebagai infusa, dengan dosis sekitar 2 gram sampai 5 gram.
Older Post ►
 

Copyright 2011 Budidaya Pertanian is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot